wikiberita.net Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan limbah rumah tangga. Salah satu langkah konkret yang dijalankan secara konsisten adalah program Sera Mijel, sebuah inisiatif pengumpulan minyak jelantah yang kini diperluas hingga ke lingkungan sekolah.
Program ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah secara sembarangan. Selama ini, minyak bekas memasak kerap dibuang ke saluran air atau tanah, yang pada akhirnya merusak ekosistem dan memicu berbagai masalah lingkungan. Melalui Sera Mijel, kebiasaan tersebut perlahan diubah menjadi aktivitas yang lebih bertanggung jawab.
Program Inisiasi TP-PKK Kota Depok
Sera Mijel merupakan program yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP-PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, yang akrab disapa Cing Ikah. Program ini dirancang untuk mendorong peran aktif keluarga dan masyarakat dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan, khususnya minyak jelantah.
Sejak diluncurkan, Sera Mijel mendapat sambutan positif dari berbagai kelurahan, termasuk Gandul. Melalui koordinasi antara TP-PKK kelurahan, RT, RW, dan warga, program ini berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Capaian Pengumpulan Minyak Jelantah yang Konsisten
Ketua TP-PKK Kelurahan Gandul, Kiki Rozalena, menyampaikan bahwa pihaknya secara aktif mengikuti dan melaporkan capaian pengumpulan minyak jelantah setiap bulan. Konsistensi ini menjadi bukti nyata bahwa program Sera Mijel tidak hanya sekadar wacana, tetapi telah menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat.
Dalam satu periode pelaporan, Kelurahan Gandul berhasil mengumpulkan ratusan liter minyak jelantah dari warga, pedagang, serta lingkungan sekitar. Angka tersebut menunjukkan antusiasme warga dalam mendukung pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Mekanisme Pengumpulan Berbasis Warga
Di Kelurahan Gandul, mekanisme pengumpulan minyak jelantah dilakukan secara rutin dan melibatkan banyak pihak. Ibu-ibu PKK bersama RT dan RW berperan sebagai penggerak utama di tingkat lingkungan. Warga diminta menampung minyak jelantah rumah tangga dalam jumlah tertentu sebelum disetorkan ke kelurahan.
Pengumpulan dilakukan secara berkala dari seluruh RT, RW, dan para pedagang. Sistem ini memudahkan warga karena tidak perlu membuang minyak jelantah, sekaligus memastikan limbah tersebut dikelola dengan benar.
Skema Tukar Minyak Jelantah Jadi Daya Tarik
Salah satu faktor yang membuat program Sera Mijel diminati adalah adanya manfaat ekonomi langsung bagi warga. Minyak jelantah yang terkumpul dapat ditukarkan dengan minyak goreng bersih dengan perbandingan tertentu. Skema ini dinilai adil dan mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat.
Bagi banyak keluarga, program ini membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus memberi rasa bahwa limbah yang mereka kumpulkan memiliki nilai guna. Dengan demikian, Sera Mijel tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi sederhana bagi warga.
Perluasan ke Sekolah sebagai Langkah Strategis
Perluasan program Sera Mijel ke lingkungan sekolah menjadi langkah strategis yang dinilai sangat penting. Sekolah dipilih sebagai sasaran karena memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan kebiasaan generasi muda. Melalui edukasi sejak dini, siswa diharapkan memahami pentingnya pengelolaan limbah dan menjaga lingkungan.
Dengan melibatkan sekolah, program Sera Mijel tidak hanya berhenti pada pengumpulan minyak jelantah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lingkungan hidup. Anak-anak diperkenalkan pada konsep daur ulang, pengelolaan limbah, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia dini.
Kolaborasi dengan Pihak Pengelola
Minyak jelantah yang telah terkumpul secara rutin diambil oleh mitra pengelola, salah satunya Greenia. Proses pengambilan dilakukan secara terjadwal, sekaligus menjadi momen penukaran minyak jelantah dengan minyak goreng bersih bagi warga.
Kolaborasi dengan pihak pengelola ini memastikan bahwa minyak jelantah benar-benar diproses dengan aman dan tidak kembali mencemari lingkungan. Sistem yang tertata rapi membuat program berjalan lancar dan berkelanjutan.
Dampak Lingkungan dan Sosial
Program Sera Mijel memberikan dampak nyata bagi lingkungan Kelurahan Gandul. Saluran air menjadi lebih bersih, risiko pencemaran berkurang, dan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan meningkat. Selain itu, program ini juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Kegiatan pengumpulan minyak jelantah mendorong interaksi antara aparatur kelurahan, TP-PKK, RT, RW, dan masyarakat. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi nilai utama yang terus ditanamkan melalui program ini.
Harapan Program Berkelanjutan
Dengan perluasan ke sekolah-sekolah, Kelurahan Gandul berharap program Sera Mijel dapat berjalan semakin luas dan berkelanjutan. Edukasi lingkungan sejak dini diyakini akan membentuk generasi yang lebih peduli terhadap pengelolaan limbah dan kelestarian lingkungan.
Keberhasilan Sera Mijel di Gandul juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Depok dalam mengelola limbah rumah tangga secara ramah lingkungan.
Kesimpulan
Program Sera Mijel di Kelurahan Gandul menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat dilakukan secara sederhana namun berdampak besar jika melibatkan partisipasi masyarakat. Dengan capaian pengumpulan yang konsisten, manfaat ekonomi bagi warga, serta perluasan hingga sekolah, program ini menjadi contoh nyata pengelolaan minyak jelantah yang efektif.
Melalui kolaborasi, edukasi, dan semangat gotong royong, Sera Mijel diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya peduli lingkungan di Kota Depok.

Cek Juga Artikel Dari Platform indosiar.site
