wikiberita.net Pemerintah Kota Depok memastikan perbaikan Jembatan Juara di kawasan Situ Tujuh Muara akan segera dilakukan. Jembatan yang berada di area Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat atau Taman Albar tersebut saat ini ditutup sementara menyusul ditemukannya kerusakan pada struktur penyangga.
Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Depok, Supian Suri, yang turun ke lokasi untuk meninjau secara langsung tingkat kerusakan. Langkah cepat ini dilakukan sebagai upaya memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mempercepat proses perbaikan infrastruktur publik.
Tinjauan Langsung Wali Kota ke Lokasi
Dalam kunjungannya, Supian Suri melihat langsung kondisi fisik jembatan yang mengalami gangguan pada bagian kabel penyangga. Ia menilai bahwa jembatan tersebut tidak dapat digunakan sementara waktu karena berpotensi membahayakan pengguna.
Peninjauan lapangan menjadi langkah awal agar pemerintah memperoleh gambaran nyata terkait kondisi jembatan. Dengan melihat langsung, keputusan perbaikan dapat dilakukan secara tepat dan tidak bersifat asumsi semata.
Anggaran BTT Telah Disiapkan
Supian Suri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan pendanaan melalui Belanja Tidak Terduga atau BTT. Anggaran ini digunakan untuk merespons kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat, termasuk kerusakan infrastruktur publik.
Penggunaan BTT dinilai sebagai langkah tepat agar perbaikan tidak harus menunggu proses anggaran reguler yang memakan waktu lebih lama. Dengan demikian, perbaikan jembatan dapat segera dimulai setelah tahapan teknis disiapkan.
Fokus Perbaikan pada Sling Penyangga
Kerusakan utama pada Jembatan Juara terletak pada kabel atau sling penyangga yang mengalami pergeseran. Pergeseran ini menyebabkan struktur jembatan menjadi tidak stabil dan menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat.
Perbaikan nantinya akan difokuskan pada penguatan kembali kabel penyangga agar fungsi jembatan dapat kembali normal. Pemerintah juga memastikan bahwa pengerjaan dilakukan sesuai standar keselamatan dan konstruksi.
Dampak Hujan Lebat terhadap Struktur Jembatan
Kerusakan jembatan diketahui dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Depok. Tekanan air serta kondisi tanah di sekitar danau turut memengaruhi posisi sling dan tiang penyangga.
Pada bagian ujung jembatan yang berada di area Taman Albar, terlihat beberapa tiang mengalami retakan. Sementara itu, kabel penyangga tampak menjuntai ke arah danau, menandakan adanya perubahan struktur yang perlu segera ditangani.
Penutupan Sementara Demi Keselamatan
Sebagai langkah antisipasi, akses Jembatan Juara ditutup sementara. Keputusan ini diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengunjung kawasan.
Penutupan dilakukan hingga proses perbaikan selesai dan jembatan dinyatakan aman untuk digunakan kembali. Pemerintah menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dibandingkan aspek lainnya.
Jembatan Ikonik di Kawasan Taman Albar
Jembatan Juara memiliki peran penting sebagai penghubung antara Jalan H. Kenan dengan kawasan Taman Albar. Dengan panjang sekitar 140 meter, jembatan ini membentang di atas Situ Tujuh Muara dan menjadi salah satu ikon ruang terbuka hijau di wilayah barat Depok.
Keberadaan jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai akses mobilitas, tetapi juga sebagai daya tarik wisata dan ruang rekreasi masyarakat. Karena itu, kondisinya menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.
Aktivitas Warga Sempat Terganggu
Penutupan jembatan sementara berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama pengunjung taman dan warga yang biasa melintas. Namun pemerintah berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut sebagai langkah perlindungan.
Selama masa perbaikan, warga diimbau menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. Informasi terkait akses pengganti juga akan terus disosialisasikan oleh pemerintah setempat.
Evaluasi Infrastruktur Publik Jadi Prioritas
Kasus kerusakan Jembatan Juara menjadi pengingat pentingnya evaluasi rutin terhadap infrastruktur publik. Pemerintah Kota Depok menilai bahwa pemantauan berkala sangat diperlukan, terutama pada fasilitas yang berada di area terbuka dan rawan cuaca ekstrem.
Evaluasi ini tidak hanya bertujuan untuk perbaikan jangka pendek, tetapi juga untuk perencanaan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.
Komitmen Pemerintah Percepat Pemulihan
Wali Kota Depok menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat proses perbaikan. Ia berharap pengerjaan dapat segera dilakukan sehingga jembatan kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pemkot Depok juga memastikan koordinasi lintas dinas berjalan optimal, mulai dari dinas teknis hingga pihak pengelola kawasan, agar proses berjalan efektif dan sesuai target.
Harapan Jembatan Segera Difungsikan Kembali
Dengan disiapkannya anggaran BTT dan langkah cepat dari pemerintah, masyarakat berharap Jembatan Juara dapat segera diperbaiki dan dibuka kembali. Kehadiran jembatan ini memiliki nilai strategis sekaligus simbol pembangunan ruang publik yang inklusif.
Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk bersabar selama proses berlangsung dan terus menjaga fasilitas publik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Cek Juga Artikel Dari Platform hotviralnews.web.id
