Pemulihan Pascabanjir Terus Dipercepat
Proses pemulihan pascabanjir bandang di Kabupaten Pidie terus dikebut. Pada Kamis, 4 Januari 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Pidie mengerahkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang sempat lumpuh akibat tertutup lumpur tebal.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat mobilitas warga serta mendukung distribusi bantuan ke wilayah terdampak banjir bandang.
Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Lumpur Tebal
Sebanyak dua unit alat berat dan dump truck diterjunkan ke lokasi banjir. Alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan lumpur tebal yang menutupi badan jalan, fasilitas umum, serta sejumlah rumah warga.
Material lumpur yang menumpuk dinilai sulit ditangani secara manual, sehingga penggunaan alat berat menjadi solusi utama agar akses jalan dapat segera dibuka dan dilalui kembali.
Polisi dan Warga Gotong Royong
Selain mengandalkan alat berat, personel Polres Pidie juga turun langsung ke lapangan bersama warga. Mereka bergotong royong membersihkan sisa lumpur di area permukiman dengan menggunakan peralatan sederhana.
Keterlibatan masyarakat ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas sosial pascabencana.
Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak
Tidak hanya fokus pada pembukaan akses jalan, Polri juga menyalurkan bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak. Bantuan ini dinilai krusial karena banyak sumber air warga tercemar lumpur akibat banjir bandang.
Dengan adanya sumur bor, warga diharapkan dapat kembali memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kapolres: Alat Berat Sangat Membantu
Kapolres Pidie AKBP Jaka Muliana menyampaikan bahwa bantuan alat berat yang dikerahkan atas dukungan Kapolri sangat membantu percepatan penanganan di lapangan.
Menurutnya, material lumpur yang tersisa tidak mungkin dibersihkan secara manual dalam waktu singkat. Oleh karena itu, keberadaan alat berat menjadi faktor penting dalam membuka kembali akses jalan dan memulihkan aktivitas warga.
Fokus Pemulihan Akses dan Aktivitas Warga
Dengan dibukanya kembali akses jalan, diharapkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Pidie dapat berangsur normal. Aparat kepolisian bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan membantu proses pemulihan hingga kondisi benar-benar stabil.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
Baca Juga : Revitalisasi Pendidikan di Sumut Capai 48,5 Persen
Cek Juga Artikel Dari Platform : updatecepat

