wikiberita.net Penguatan koordinasi aparatur kecamatan di wilayah Aceh Besar memasuki babak baru dengan terbentuknya kepengurusan Ikatan Sekcam Aceh Besar (ISAB). Organisasi ini dibentuk sebagai wadah komunikasi, silaturahmi, serta peningkatan profesionalisme para Sekretaris Camat (Sekcam) di seluruh kecamatan Aceh Besar.
Pembentukan ISAB menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan kerja antar Sekcam, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai unsur penting dalam roda pemerintahan kecamatan. Keberadaan organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang berbagi pengalaman, solusi, dan inovasi dalam mendukung kinerja pelayanan publik.
Rusydi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua
Dalam proses musyawarah yang berlangsung secara mufakat, Sekcam Peukan Bada, Rusydi, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua ISAB. Terpilihnya Rusydi mencerminkan kepercayaan penuh dari para Sekcam se-Aceh Besar terhadap kapasitas dan kepemimpinannya.
Pemilihan secara aklamasi ini menunjukkan soliditas dan kesepahaman antar anggota. Tidak adanya perbedaan pendapat dalam pemilihan ketua menjadi sinyal positif bahwa ISAB dibangun di atas semangat kebersamaan dan tujuan bersama.
Struktur Kepengurusan Lengkap dan Representatif
Selain ketua, struktur kepengurusan ISAB juga dilengkapi dengan posisi sekretaris dan bendahara. Jabatan Sekretaris ISAB dipercayakan kepada Sekcam Darul Imarah, Hasrul Fuadi. Sementara itu, posisi bendahara diamanahkan kepada Sekcam Baitussalam, Ridhwan.
Komposisi pengurus ini dinilai representatif karena melibatkan Sekcam dari berbagai kecamatan. Hal ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang beragam dalam setiap pembahasan dan program kerja ISAB ke depan.
Musyawarah Mufakat Jadi Landasan Organisasi
Proses pembentukan ISAB dilaksanakan melalui musyawarah mufakat. Pendekatan ini dipilih untuk menegaskan nilai-nilai kebersamaan, kesetaraan, dan kekeluargaan yang menjadi fondasi organisasi. Seluruh peserta sepakat bahwa ISAB bukan sekadar organisasi formal, tetapi wadah yang dibangun atas dasar kepercayaan dan solidaritas.
Musyawarah mufakat juga dianggap mencerminkan budaya kerja aparatur pemerintahan di Aceh Besar yang mengedepankan dialog dan kesepakatan bersama dalam setiap pengambilan keputusan.
ISAB sebagai Wadah Silaturahmi dan Kolaborasi
Salah satu tujuan utama pembentukan ISAB adalah memperkuat silaturahmi antar Sekcam se-Aceh Besar. Dalam keseharian, Sekcam memiliki peran strategis sebagai penghubung antara camat dan perangkat kecamatan, serta antara kecamatan dan pemerintah kabupaten.
Melalui ISAB, para Sekcam diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk saling bertukar informasi, berdiskusi mengenai tantangan di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif. Dengan komunikasi yang lebih intens, potensi miskomunikasi dapat diminimalkan, dan koordinasi lintas kecamatan dapat berjalan lebih efektif.
Peran Strategis Sekcam dalam Pemerintahan Kecamatan
Sekcam memiliki posisi vital dalam mendukung kelancaran administrasi dan pelayanan publik di tingkat kecamatan. Mereka terlibat langsung dalam perencanaan, pengelolaan administrasi, hingga pengawasan pelaksanaan program di wilayah masing-masing.
Dengan adanya ISAB, kapasitas Sekcam diharapkan semakin meningkat. Organisasi ini dapat menjadi sarana penguatan kompetensi, baik melalui diskusi rutin, forum berbagi praktik terbaik, maupun kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.
Harapan terhadap Kepengurusan Baru
Terbentuknya kepengurusan ISAB membawa harapan besar bagi peningkatan kualitas kinerja aparatur kecamatan di Aceh Besar. Di bawah kepemimpinan Rusydi, ISAB diharapkan mampu menjadi organisasi yang aktif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.
Pengurus juga diharapkan mampu menyusun program kerja yang relevan dan aplikatif, sehingga manfaat ISAB dapat dirasakan secara langsung oleh para Sekcam dan berdampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen Menjaga Kekompakan dan Profesionalisme
Para Sekcam sepakat bahwa kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan ISAB. Organisasi ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan personal, tetapi juga menjaga profesionalisme aparatur pemerintahan. Dengan saling mendukung dan berbagi pengalaman, setiap Sekcam diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik.
Komitmen bersama ini menjadi modal penting agar ISAB dapat berkembang menjadi organisasi yang berkelanjutan dan memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah.
ISAB sebagai Langkah Maju Aparatur Kecamatan
Pembentukan Ikatan Sekcam Aceh Besar menjadi langkah maju dalam memperkuat peran aparatur kecamatan. Organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah internal, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan struktur kepengurusan yang solid dan semangat kebersamaan yang kuat, ISAB diyakini mampu berkontribusi positif bagi pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Aceh Besar. Terbentuknya ISAB menjadi simbol kesiapan para Sekcam untuk bergerak bersama, saling menguatkan, dan berinovasi demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Cek Juga Artikel Dari Platform ketapangnews.web.id
