FPI: Pembunuh Angeline Harus Dihukum Mati

FPI: Pembunuh Angeline Harus Dihukum Mati

1156
0
SHARE

Kematian gadis kecil yang masih duduk di bangku SD, Angeline, menyedot perhatian banyak masayarakat Indonesia. Banyak yang meminta pelaku pembunuhan Angeline ini dihukum sebera-beratnya, termasuk dari ormas (oraganisasi masyarakat) FPI yang meminta agar pembunuh gadis kecil berparas cantik itu dihukum mati.

Permintaan hukuman mati disampaikan oleh Habib Salim Umar al-Attas alias Habib Selon, Ketua Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta. Karena menurut dia, pembunuhan terhadap Angeline adalah tindakan yang sangat biadab dan tidak manusiawi.

“Pembunuhnya harus dihukum mati,” tegas Habib Selon di lokasi markas Ahmadiyah di Jl. Bukit Duri Tanjakan Dalam RT 02/08, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (14/06/15).

Habib Selon juga meminta kepada hakim yang akan menangani perkara Angeline ini memberikan vonis sesuai dengan perbuatan kecil yang telah dilakukan pelaku.

“ANG ini anak kecil, diperkosa, dan dibunuh,” terangnya kepada jpnn.com.

Diberitakan sebelumnya, Angeline (ANG) adalah gadis kecil yang masih berumur 8 tahun ditemukan meninggal dunia dan dikubur didekat kandang ayam milik ibu angkatnya di Bali. Kuat dugaan Angeline dibunuh karena dia mendapat jatah warisan 60 persen dari ayah angkatnya yang telah meninggal dunia, sehingga ibu angkat dan dua kakak angkatnya tidak terima dengan hal itu.

Saat ini pihak Polresta Denpasar, Bali, telah menetapkan Agustinus sebagai tersangka pembunuh Angeline. Pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyidikan untuk menangkan pelaku lainnya, karena diduga kasus pembunuhan ini dilakukan bersekongkol antara keluarga angkat Angeline dengan sang eksekutor.

NO COMMENTS

Comments are closed.